Saturday, October 30, 2010

Tips Penggantian Oli Mesin Suzuki New Shogun 125, ( FL 125 )



Suzuki New Shogun 125 yang mengadopsi mesin tipe FL 125 telah mendapat beberapa penyempurnaan pada dapur pacunya. Antara lain, minimnya getaran dan bunyi mesin, perpindahan gigi yang sempurna, peningkatan performa mesin, irit bahan bakar dan rendah emisi gas buang. Untuk mendukung kelancaran kinerja teknologi pada mesin ini, dianjurkan untuk melakukan perawatan berkala pada New Shogun 125 di bengkel resmi Suzuki, diantaranya penggantian oli mesin.

"Agar jeroan mesin tetap awet dan terawat dengan baik, kita wajib melakukan penggantian oli mesin sesuai buku petunjuk," ujar Pendi Suryanda, Senior Instruktur Mekanik Suzuki R2. Untuk penggantian oli pada tipe mesin FL 125 ini, Suzuki telah melakukan inovasi untuk mempermudah dalam pengurasan oli mesin. Lubang buang oli yang biasanya terdapat di bawah mesin, dipindah ke sebelah kiri mesin dekat tuas perseneling. Dengan adanya lubang pembuangan oli di samping, memudahkan kita untuk membuka dan mengencangkan baut, hal ini juga dapat menghindari terjadinya aus pada baut dan lubang buang. Tak hanya itu, pada mesin New Shogun 125 sudah tidak menggunakan stik pengontrol oli. Dan sebagai gantinya, terdapat lubang pengontrol oli yang transparan. Sehingga memudahkan untuk mengecek apakah oli berkurang
atau tidak. Untuk menjaga fungsi pelumasan tetap terjaga dengan baik, New Shogun 125 dilengkapi dengan filter oli yang terletak bersebelahan dengan lubang buang oli. "Kita mesti sedikit teliti pada posisi atau penempatan filter oli ini. Jangan sampai posisi filter oli terbalik, ini akan menghambat sirkulasi oli ke seluruh komponen mesin," terang Pendi. Hal ini bisa mengakibatkan keausan dan kerusakan yang fatal pada komponen mesin New Shogun 125 Anda.
 
Langkah-Langkah

Buka penutup lubang pembuangan oli samping lalu periksa dan keluarkan filter oli

Perhatikan petunjuk yang tertera di atas filter oli, lalu masukan kembali ke tempat pembuangan oli

Panduan Aman Berkendara Sepeda Motor Suzuki



Kecepatan dan Jarak Henti

Bila pengendara sepeda motor ingin menghentikan kendaraannya, pengendara menarik atau menginjak pedal rem. Tapi kendaraan pastinya tidak akan langsung berhenti namun butuh jarak lebih jauh dari titik pengendara tadi mengerem. Jarak ini disebut jarak berhenti. Jarak berhenti artinya jarak yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti total.
(Rumus: Empty distance + Braking distance).

Empty Distance
Empty Distance adalah jarak saat dimana pengendara menyadari harus mengerem. Kalau diumpamakan sebagai waktu, maka empty distance berkisaran 1 detik.

Braking Distance
Braking Distance adalah jarak yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti total mulai dari pengendara mengoperasikan rem. Bila kecepatan kendaraan semakin cepat, braking distance akan semakin panjang.
Berarti waktu yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti akan semakin lama. Selain itu braking distance juga tergantung pada kondisi permukaan jalan. Oleh karena itu pada kondisi jalan licin atau berpasirm pengendara diharap mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati.

Jarak Berhenti




Jaga jarak kendaraan anda dengan kendaraan di depan


Kondisi jalan Jarak Ideal Contoh
Permukaan jalan kering 0.5 x angka speedometer 100 km/jam = 50 m
Permukaan jalan menurun 1.5 x 0.5 x angka speedometer 100 km/jam = 75 m
Jarak Berhenti



Jenis Rem Sepeda Motor

Drum Brake
Berada pada bagian roda depan atau belakang. Di dalamnya terdapat brake shoe yang akan menekan dinding drum brake bila pengendara menarik tuas rem. Tekanan pada dinding menghasilkan gaya gesek sehingga kecepatan sepeda motor berkurang.

Disc Brake
Pada umumnya digunakan di bagian roda depan. Di dalam struktur disc brake terdapat disc pad. Disc pad mendapat tekanan dari caliper yang terdorong karena tekanan minyak rem. Akibat tekanan ini, disc pad bergesekan denga piringan rem.

Jenis Rem Sepeda Motor

Disc brake terdiri dari
- Master cylinder di setang
- Caliper di front fork
- Disc di wheel



Brake Drum
Komponen berputar bersama velg. Di dalamnya terdapat brake shoe.



Kecepatan dan Daya Tubruk
Semakin tinggi kecepatan, semakin besar daya tubruk yang akan diterima. Ilustrasi di bawah bisa dijadikan patokan untuk memahami hubungan kecepatan dan daya tubruk.

Ilustrasi:
Tabel di bawah menggambarkan daya tubruk pada kecepatan:
- 60 km/jam = jatuh dari gedung lantai 5
- 70 km/jam = jatuh dari gedung lantai 7
- 90 km/jam = jatuh dari gedung lantai 10

Featuring a Number of Automobiles Brands

Featuring a Number of Automobiles Brands
The Seoul Auto Salon exhibition is the biggest exhibition of its kind in Korea, featuring a number of automobiles brands and manufacturers from around the world and Korea. Taking place annually the exhibition attracts a lot of attention from both the local and international media and is the focal point for promoting some of the latest car designs from Korean producers.

































































Featuring a Number of Automobiles Brands